Dulu, sebelum akhirnya membangun tanah di kavling, sempat untuk berkeliling keliling ke beberapa perumahan / real estate, dan semunya di daerah Tangerang. Kenapa pilihannya adalah Tangerang, lebih karena perkembangan kota tersebut, jalan raya yang mulus, jarak ke mertua di cideng relatif lebih dekat, akses motor & mobil bisa.
Pertama adalah Bintaro:
Cluster di Graha Raya GR2, waktu itu tahun 2005, lihat rumah dengan tipe 36/72 seharga 144jeti, kontan saja, istri langsung menolak tawaran ini, karena memang kecil banget tuh rumah. Kalau pendapat pribadi, sebenarnya lingkungan sudah enak, di dalam cluster jalanan lebar, sudah berpenghuni. Walaupun jalan akses menuju kesini sangat – sangatlah jauh jika diukur dari jakarta pusat, harus melewati jalan arteri, tidak bisa langsung tol.
Akhirnya gagal deh untuk memantapkan pilihan di perumahan ini.
Kedua adalah Duta Bintaro:
Berlokasi bersebelahan dengan Alam Sutra, walaupun harus memutar sejauh 3 km kalau dari alam sutra. Niatnya cari rumah disini dengan harapan bisa menikmati fasilitas alam sutra / graha raya bintaro. Tetapi setelah melihat ke lokasi, dan masuk ke salah satu cluster, waduw, sudah illfeel duluan karena pagar keliling belum selesai benar, dan masih tampak jelas rumah penduduk sekitar terlihat dari berbagai sudut dalam cluster.
Pemilihan di Duta Bintaro akhirnya kandas juga.
Ketiga adalah Alam Sutra:
Intinya, tidak ada harga rumah yang murah di perumahan ini, dengan tipe terkecil dan lokasi terdalam/tidak populer, harga sudah mencapai lebih 200jeti. Sepertinya hanya impian deh milih disini, sehingga tidak perlu lagi untuk mencari informasi lebih dalam. Walaupun jika dilihat dari site plan sangat bagus, nantinya jalan utama di perumahan ini akan berbentuk kupu – kupu. Saat ini yang sudah diekmbangkan dan dihuni adalah sisi selatan, dan sekarang lagi digenjot pembangunan disisi utara, yaitu yang bersebelahan dengan jalan tol tomang – tangerang.
Keempat adalah Villa Gunung Lestari:
Bagus, di dalam sudah terlihat asri, akan tetapi dibalik kebagusan tersebut, masih terlihat bahwa sepertinya belum seluruh komplek telah terpagar, sehingga memungkinkan pihak luar untuk masuk perumahan melewati jalur belakang. Dan satu lagi, walaupun berlokasi berseberangan dengan bintaro dan dekat dengan stasiun kereta api sudimara, tetapi daerah disini masih terlihat belum maju, ditandai dengan jalan raya yang masih satu jalur untuk arah berlawanan.
Kelima Bukit Nusa Indah:
Perumahan tua yang sudah tidak terurus, mungkin developernya sudah melepas begitu saja, dinatadai dengan pos di gerbang masuk sudah usang dan bekas terbakar, dan jalanan dari paving blok sudah banyak ditumbuhi rumput, begitu pula dengan pepohonan yang sudah rindang jauh dari pemangkasan. Akan tetapi, hal tersebut menjadikan harga rumah (bekas) di sini menjadi tidak begitu mahal. Toh walaupun seperti itu, batal juga untuk memiliki rumah di sini, karena tawar menawar yang selisih 5jeti dengan pihak pejual kandas.
Keenam Villa dago Tol:
Tidak tertarik untuk mempunyai rumah disini, lokasinya masih dibelakang Bukit Nusa Indah dan Villa Gunung Lestari. Kesini hanya main, sambil belajar menyetir.
Ketujuh Bumi Serpong Residence:
Berlokasi di jalan benda raya pamulang, begitu masuk gerbang, langsung disambut dengan jalan menurun yang agak curam. hal ini menandakan bahwa perumahan berada di bawah permukaan jalan raya. Suasana perumahan ini waktu itu masih sepi, dengan sisa bangunan lama disisi kanan pintu masuk, sementara sisi yang dikembangkan adalah sebelah kiri dalam. Awalnya tertarik dengan suasana lingkungan sini sewaktu datang pertama kali. Akan tetapi sewaktu datang yang kedua kalinya, dengan membawa mertua, ternyata suasa serasa berbeda, tidak ada hawa pemikat lagi. Dan dengan lantang, mertua tidak setuju dengan lokasi disini.
Kedelapan BSD Neo Catalonia:
Ini adalah permuhan dengan sistem cluster, yang berlokasi masih deket atau malah berdampingan dengan Villa dago Tol, hanya dipisahkan oleh aliran sungai. Sudah tidak diragukan lagi, kualitas bangunan, kualitas jalan raya, penerangan, dan sistem rumah yang tanpa pagar, mebuat langsung sreg, sekiranya akan KPR selama 20 tahun, masuk budget lah kalau memilih di sini. Akan tetapi kembali istri menolak jika hendak KPR 20 thn, wow kalau gak mau KPR selama itu, ya berarti harga perumahan disini sudah over budget dong, apalagi dengan suku bunga yang tinggi waktu itu, yaitu 15%.
Wah, emang tahun 2006 ternyata waktu yang salah untuk mencari perumahan, sekiranya tahun 2007 masih diberi waktu untuk mencari rumah di real estate, mungkin bisa mendapatkan sesuai idaman. Hal ini selain karena bunga KPR lagi turun, bakan sampai 8%, juga gaji sudah naik 200% he..he.. Tapi sekarang sudah tidak memikirkan untuk mencari rumah lagi, karena sudah tinggal di lingkungan yang asri dan nyaman,walaupun kalau hujan masih suka becek. Bukan perumahan sih, tetapi lokasi menjanjikan strategis, yaitu di kenanga cipondoh tangerang(cTr).
[...] Read original post at catura blog [...]
Ya memang, udara di Tangerang masih jauh lebih bersih daripada di Jakarta. Tp masih saja ada orang² yg anti untuk mencari rumah di luar jakarta, spt tangerang,bekasi, dan depok, hanya demi untuk disebut orang jakarta.
saya setuju, keputusan anda untuk membeli rumah di luar jakarta, suami saya sangat memuji daerah² di luar jakarta, krn udaranya masih jauh lebih bersih. Bahkan dia menyuruh saya untuk membeli rumah di Tangerang ( Ciputat yg sekarang masuk ke wilayah tangerang )
wassalam,
mbak diah ( Jerman )
Salam kenal, saya Baskoro
Mohon informasi harga nya… saat ini saya sedang searcing rumah di seputaran Tangerang juga.
Kalo bisa add YM saya : jerbasukimawabea
Thks,
Bas
Mas,
Punya info nggak tentang tanah/kavling/rumah kampung di Tangerang yang lingkungannya masih asri, teduh, banyak pohon, bersih tidak kumuh daerah kearah Ciledug bukan Tangerang kota sih..
Kebetulan saya sudah sekitar 4 tahun di Buana Gardenia, sudah mulai cocok daerah sekitar situ..tapi pengen tanah yang lebih luas dan suasana lain.. Makasih sebelumnya.
Salam kenal,
Saya baru saja memilih rumah di duta bintaro.
Faktor pemilihan rumah mungkin setiap orang punya skala prioritas. Bagi saya saat ini prioritasnya adalah dekat dengan kantor dan biaya terjangkau.
Ya kurang2 ideal sedikit ya dimaklumi lah.
Yang penting anak istri cocok dengan lingkungan.
Wassalam
Faisal
apa ada crover city di tangerang????