Rumah, selalu menjadi idaman setiap keluarga. Keluarga selalu berusaha menjadikan rumah sebagai tempat yang paling nyaman dan aman untuk ditinggali. Nyaman dalam arti rumah dalam keadaan bersih, terawat, indah dipandang, berpenampilan menarik, memiliki perabotan yang pas sesuai kebutuhan, mampu memanjakan penghuninya.
Walaupun kriterianya begitu banyak, akan tetapi pencapaian setiap orang pastilah beda. Karena ukuran nyaman tersebut sebenarnya bukan dilihat dari materi, tetapi hati. Ada orang yang puas dengan tinggal di gubuk yang berlantaikan tanah dan berdindingkan bambu, buktinya mereka dapat tidur nyenyak, bisa bercanda ria dengan seiisi keluarga. Jika ditanya contoh, bisa dipertanyakan kepada orang – orang yang tinggal di pedesaan. Dengan rumah yang menurut orang kota adalah sekedarnya, akan tetapi berbeda pendapat jika ditanyakan kepda yang empunya, dia sudah bisa merasakan nyaman.
Begitu pula sebaliknya, ada yang tinggal digubuk dalam keadaan yang sama, tetapi tidak merasakan kenyamanan, karena hatinya tidak bisa menerima.Berbeda dengan orang perkotaan, yang kemungkinan gaya hidupnya lebih tinggi, perlu privasi yang harus dijaga. Mereka lebih senang tinggal diprumahan dengan sistem klaster, demi sebuah keamanan.
Dan arti nyaman untuk rumah bagi mereka bukan hanya sekedar uraian diatas, rumah juga sebagai identitas, tingkat keberhasilannya dalam kehidupan ini.
![]() |
![]() |
Rumah “Mewah” (mepet sawah) ini adalah solusi bagiku sebagai ketidak mampuan untuk mewujudkannya dalam hunian kelas kota. Dan untuk menghibur diri, ini adalah perpaduan antara gaya hidup kota dan desa, karena mempunyai rumah di pinggir kota, dan juga mepet dengan sawah. tetapi tetap memenuhi unsur diatas, yaitu aman dan nyaman(cTr).


omahe apik, sayang motone bengi-bengi…
Mas… ada kontak HP tukang yg ngerjain rumah sampean… ??share donk ke email, nampaknya finishingnya halus